The Soda Pop

Penutup

Jangan engkau jadikan – wahai saudara seIslam – putus asa menguasai dirimu atau ia mendapatkan pada dirimu tempat tinggal dan berlabuh… karena jalan longgar sudah dekat, harapan kepada Allah ta’ala adalah besar dan kemenangan bagi umat ini – umat tauhid – akan datang dan itu pasti walau perjalanan sangat panjang… walaupun setelah waktu yang lama.

Ini dia Nabi yang jujur memberi kabar umatnya tentang apa yang akan terealisasi bagi mereka berupa kemenangan, kejayaan dan keagungan yang belum pernah terjadi baginya sebelumnya, beliau saw berkata : “Sesungguhnya Allah memperlihatkan seluruh bumi kepada saya, maka saya melihat bagian timur dan bagian baratnya, dan bahwa umatku akan sampai kekuasaannya kepada bagian darinya yang diperlihatkan kepada saya.” HR. Muslim.

Dan ini belum terealisasi, dan ia pasti terjadi dengan izin Allah ta’ala…

Dan beliau saw bersabda : “Sungguh dien ini akan sampai pada (tempat) yang malam dan siang sampai kepadanya, dan Allah tidak meninggalkan rumah tenda dan rumah bulu melainkan Allah memasukkan dien ini ke dalamnya dengan kemuliaan orang yang mulia atau dengan kehinaan orang yang hina, kemuliaan yang dengannya Allah memuliakan al Islam, dan kehinaan yang dengannya Dia hinakan kekafiran.” (HR. Ibnu Hibban dll, As Silsilah Ash Shahihah : 3).

Dan ini belum terealiasi sedang ia pasti terjadi dengan izin Allah ta’ala.

Dan dari Abi qubail, berkata : Dulu kami berada di sisi Abdullah Ibnu ‘Amr Ibnul ‘Ash, sedang ia ditanya mana dari kedua kota yang terlebih dahulu ditaklukkan, Konstantinopel atau Rumiyyah (Roma)? Maka Abdullah meminta diambilkan kotak yang memiliki gantungan, ia berkata : Maka ia mengeluarkan darinya sebuah kitab, ia berkata : Maka Abdullah berkata : “Saat kami menulis di sekitar Rasulullah saw, tiba-tiba Rasulullah saw ditanya : “Mana dari dua kota yang lebih dulu ditaklukkan, Konstantinopel atau Rumiyyah?” Maka Rasulullah saw berkata : “Kota Heraklius terlebih dahulu ditaklukkan, yaitu Konstantinopel.” (HR. Ahmad dll, As Silsilah Ash Shahihah : 4).

Rumiyyah adalah Italia hari ini, sedang ia belum ditaklukkan, dan penaklukkannya akan datang dengan izin Allah walau setelah lama. Adapun Konstantinopel maka ia telah ditaklukkan oleh tangan sang Panglima yang hebat Muhammad Al Fatih rh. Dan disana ada hadits-hadits lain yang menunjukkan bahwa ia akan ditaklukkan kedua kalinya dengan izin Allah.

Dan beliau saw bersabda : “Dua kelompok dari umatku yang Allah lindungi dari api neraka, satu kelompok yang memerangi India, dan kelompok yang nanti akan bersama Isa Ibnu Maryam.” (HR. Ahmad, An Nasa’i dll, As Silsilah Ash Shahihah : 1934).

Sedangkan India belum diinvasi, dan penginvasiannya akan pasti datang dengan izin Allah ta’ala.

Hadits ini di dalamnya terdapat pemberian semangat dan kabar baik dalam waktu yang bersamaan bagi Mujahidin Kashmir, semoga Allah memenangkan mereka atas musuh-musuh-Nya dan semoga Allah memberikan balasan yang baik bagi mereka atas kebaikannya kepada umat ini.

Penyebaran yang luas ini dan kemenangan yang pasti terealisasi dengan izin Allah bagi umat ini yang dikabarkan oleh hadits-hadits Nabawiy yang mulia ini, adalah termasuk keharusannya kaum muslimin ini memiliki kekuatan dan khilafah serta imam ‘aam yang mengatur mereka dengan Islam dan memerangi bersama mereka musuh-musuhnya. Dan inilah yang dikabarkan Nabi saw, beliau bersabda : “Adalah kenabian berlangsung di tengah kalian dalam masa yang Allah kehendaki, kemudian Allah mengangkatnya bila Dia berkehendak mengangkatnya, kemudian khilafah di atas minhaj kenabian, dimana ia berjalan dalam masa yang Allah kehendaki, kemudian Dia mengangkatnya bila Dia berkehendak mengangkatnya, kemudian terjadi kerajaan yang menggigit40, dimana ia berjalan dalam masa yang Allah kehendaki, kemudian Dia mengangkatnya bila Dia berkehendak mengangkatnya, kemudian terjadi kekuasaan yang diktator dimana ia berjalan dalam masa yang Allah kehendaki, kemudian Dia mengangkatnya bila Dia berkehendak mengangkatnya, kemudian terjadi khilafah di atas minhaj kenabian,” kemudian beliau diam41.

Dan sekarang kita berada pada masa kedurjanaan kekuasaan yang dipaksakan lagi diktator yang diiringi – Insya Allah – oleh khilafah di atas minhaj kenabian, semoga Allah mempercepat kedatangannya, dan lewat tangan-tangan para mujahidin dengan izin Allah.

Ini semuanya – termasuk hal yang tidak diragukan – menuntut darimu wahai saudara Islam untuk bangkit dengan giat dan jiwa yang dermawan bagi jihad, pengorbanan dan pemberian dengan jiwa dan harta serta segala apa yang engkau miliki berupa hal yang mahal dan berharga, dan untuk menyingkirkan darimu debu syubhat-syubhat para penggembos yang – andai kamu tidak melakukannya – meninggalkan jauh kamu dari berjalan seiring para mujahidin, para pencari kemuliaan, dimana mereka menang mendapatkan salah satu dari dua kebaikan, sedangkan kamu masih hidup dalam jaring-jaring berbagai syubhat dan hawa nafsu yang tidak henti-hentinya dilontarkan dan dihembuskan para pematah semangat yang menggembosi lagi menebarkan berita bohong di hadapan kamu… semoga Allah melindungi engkau dari mereka dan dari syubhat-syubhat serta hawa nafsu mereka.

Maka nasihat kami buatmu wahai saudara satu dien dan tauhid adalah :

Agar menjauhi mereka (HT dan yang sejalan dengannya), tidak duduk-duduk bersama mereka dan (tidak) mendengarkan mereka, terutama bila engkau mendapatkan bahwa al haq belum betul-betul bersarang dalam dirimu, hatimu dan akalmu sebagaimana mestinya. Karena orang semacam mereka bila diposisikan terhadap orang yang duduk-duduk bersamanya adalah bagaikan pandai besi bersama teman-teman duduknya, sebagaimana sabda Nabi saw : “Sesungguhnya perumpamaan teman duduk yang shaleh dan teman duduk yang buruk adalah bagaikan orang yang membawa minyak kasturi dan pandai besi. Sedangkan pembawa minyak kasturi, bisa jadi ia memberimu, dan bisa saja kamu membeli darinya, serta bisa jadi engkau mendapatkan bau yang harum. Adapun pandai besi, maka bisa saja ia membakar bajumu dan bisa saja kamu mendapatkan darinya bau yang busuk.” Muttafaq ‘alaih.

Inilah yang ingin saya utarakan dan saya jelaskan dalam materi yang penting lagi ringkas ini, seraya mengharap dari Allah ta’ala penerimaan di bumi dan di langit… dan Dia memberikan manfaat darinya bagi manusia, sesungguhnya Dia ta’ala Maha Mendengar, Maha Dekat lagi Maha Memperkenankan.

 “Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.” (Huud : 88).

Dan shalawat semoga Allah limpahkan kepada penghulu kita, panglima kita, pengajar kita dan panutan kita Muhammad saw sejumlah kebenaran yang beliau jelaskan kepada umatnya, dan sejumlah kesesatan dan kebathilan yang beliau hati-hatikan darinya, juga (shalawat itu dilimpahkan) kepada keluarga dan para sahabatnya seluruhnya…

Dan akhir seruan kami adalah al hamdu lillahi rabbil ‘alamin

Ditulis dengan penuh kesabaran dan

pengharapan ridla Allah

Abdul Mun’im Mushthafa Halimah

“ Abu Bashir ”

 

20 Shafar 1421 H.

24 Mei 2000 M.

Penterjemah berkata : Telah selesai diterjemah sore kamis 4 Muharram 1427 H. / 3 Pebruari 2006 M… di LP Sukamiskin Bandung UB 30


40 Menggigit disini adalah ungkapan yang menunjukkan terhadap apa yang akan menimpa rakyat berupa kezaliman dan penganiayaan dari para raja dan para penguasa fase ini…!

41 HR. Ahmad dan yang lainnya, As Silsilah Ash Shahihah : 5.

 

Islamic Media Ibnuisa
PUSTAKA ISLAM
HOME